PK-69 Asli ~ButuhPiknik


30 Mei – 4 Juni 2016 telah berlalu, euforia PK masih mengaung di grup telegram dan wa. Semua orang senang tak keruan, baik peserta PK-69, tim PK, dan tentunya PIC PK Pak Kamil yang terlihat ceria senyumnya di closing kemarin.

Semburat kebahagiaan tercermin dari semua postingan teman-teman di medsos. Foto ceria terunggah di sana. Nulis chat sambil ketawa – ketiwi sendiri, baca chat mpe ngakak, tidur pun diselingi mimpi tentang PK yang ternyata seru abiz.

 

>PK ga seram kok!

Di PK-69 anggapan PK itu menyeramkan telah terbantahkan. Kami awalnya mengira bahwa Pak Kamil itu seram, orangnya kaku dan saklek. Ternyata di PK smua itu tidak benar. Pak Kamil itu kocak, unik, dan menyenangkan ketika kita semua bisa mengikuti peraturan yang ada dan bisa mengkomunikasikan hal – hal yang diperlukan dengan baik.

Hal yang sering membuat kita dianggap sangat butuh piknik adalah ketika Pak Kamil sudah mengeluarkan joke, namun kita telat respon, atau bahkan tak ketawa sama sekali. Hal ini bikin beliau gemez.. haha.. ~maafkan kami Pak.. kami benar – benar butuh piknik. hehe..

 

>PK-69 unik sekali

Kalian pengin tahu keunikan PK kami? let’s read guys!

  1. PK 69, dari angkanya aja unik, terserah kalian mau mengartikan apa.😀
  2. PK ini mempunyai perbandingan 15:85, padahal biasanya di PK lain perbandingan hanya 30:70.
  3. PK terakhir sebelum bulan Ramadhan.
  4. PK anti mainstream, karena jargon kami yang +butuhpiknik
  5. PK teramai dan terseru
  6. PK yang pertama mendengarkan launching lagu barunya Tim PK
  7. PK yang dari Pra-PK dan PK tak pernah ganti ketua angkatan atau ketua kelompok.
  8. PK dengan ketua kelompok terbanyak, sampai 12 ketua kelompok euy
  9. PK dengan lagu angkatan terkeren
  10. PK dengan banyaknya narasumber yang memberikan feedback
  11. PK yang satu kelompoknya kompak ga nempel smiley di hari terakhir ^_^
  12. PK yang ngabisin makanan narasumber sampai tak tersisa,, hehe.. aku kebagian kue susnya… lupa siapa yang ngasih pula.
  13. PK dengan narasumber yang keren – keren, mulai dari Pak M.Nuh, Pak Ridwan Kamil, Pak Misri Gozan, Ibu Khofifah Indar P, Kang Abik, Bang Andrea Hirata, Bang Alfatih Timur, Pak Muh. Mahdum, Pak M. Sofwan Effendi, dan yang terkeren Bang Kamil.
  14. PK yang ketua angkatan, waket 1, waket 2, ketua kelompok terusir dari sesi, namun malahan ketemu dengan Pak Habibie dan jadi background saat Ibu Khofifah diwawancarai. Gak beruntung apa lagi coba? hehe…
  15. PK yang kebakar semangatnya buat cari jodoh, ini gegara kompor yang tetap menyala hingga closing kemarin. haha.. Siapa kompornya?? tebak sendiri😀
  16. PK dengan foto bersama yang dicetak terbanyak untuk dibawa pulang. Ada 5 lhoo…

 

> PK-69

Kami sekumpulan orang – orang yang memang sudah bosan dengan acara – acara yang monoton, talkshow, dan alunan kata yang bikin ngantuk. Sampai fresh*are menjadi andalan kami untuk bisa mengikuti sesi sampai akhir. wkwkwkwk..

Kami ini bukan orang – orang pinter, tapi kami ini orang – orang beruntung yang LPDP pilih untuk membawa nama Indonesia menuju bangsa yang lebih baik.

Rangkaian acara yang  Tim PK berikan pada kami sebenarnya mirip dengan PK – PK sebelumnya. Ada banyak pergantian jadwal dan narasumber yang bisa saja membuat kami down dan merasa bahwa PK kok ga jelas gini.

Tapi kami selalu positive thinking dengan apa yang akan Tim PK berikan kepada kami. Kami ikuti acaranya dengan have fun.

Jika kami mau protes kami pun bisa, namun sekali lagi bahwa kami butuh piknik, butuh sesuatu yang beda dari yang lain.

Opening yang tiba – tiba diadakan malam hari itu pun tak menyurutkan semangat kami.

Teringat sehari sebelum PK, kami awalnya belum diizinkan untuk dekorasi, namun dengan keteguhan kami meminta pada Pak Kamil, akhirnya kami diizinkan. ~mungkinmelaslihatmukakami

Saat berangkat dan pulang outbond, kami dibekali bantal yang cantik pula, benar – benar deh.. kami diminta tidur dengan nyenyak. Makasih ya Pak Kamil… dan LPDP

Namun ternyata tidur yang banyak di bis tak menjamin kami bisa fresh saat sesi dengan narasumber, justru sesi pertama setelah kami tidur adalah sesi dengan peserta mengantuk terbanyak di antara sesi lainnya. huaa… alhasil para ketua diminta keluar. huks..hukss

Saat closing, kami mendapat kejutan hebat dari para pengunjung yang datang, pengunjung membludak.

Sampai – sampai teman – teman PIC lomba harus bolak – balik fc buat menggandakan gambar yang ingin diwarnai adik – adik TK/SD

Banyak yang ga kebagian jajanan nusantara (maaf ya Pak Kamil dan Pak M.Sofwan Effendi… kami ga kepikiran untuk menyisihkan buat Bapak berdua).

Tim kesehatan pun kewalahan melayani para pengunjung yang cek kesehatan

Teman – teman di pos pasar murah juga mengalami hal yang sama.

Ada adik – adik kecil yang menangis karena ingin bermain lagi.

Reuni seru dengan PK-PK sebelumnya. Terima Kasih ya kakak – kakak yang bisa hadir.

 

> Bagiku PK – 69 itu…

PK yang memberikanku kesempatan untuk belajar dengan orang – orang hebat, baik dari narasumber, tim PK, PIC PK ataupun sesama awardee

PK ini yang membuatku harus berlari – lari ke kamar untuk mengambil bukunya Bang Andrea Hirata untuk sekedar meminta tanda tangannya.

PK yang memberikanku kesempatan untuk mewawancarai Kang Abik setelah sesi beliau selesai.

PK yang membuat tanganku gemez gara – gara buka smiley berkali – kali ga berhasil. Dan akhirnya selalu minta pada temen buat bukain.

PK yang membuatku harus njagain hp teman – teman kemanapun perginya (kecuali outbond)

PK yang mengharuskanku standby di depan aula sebelum teman – teman hadir untuk membagikan smiley buat mereka. Tapi apa sih ya nggak buat kalian.. eaahh..

PK di hari kedua yang membuatku menangis, karena saat itu adalah ultahku dan di bulan itu pula ibuku berulang tahun. Ingin rasanya menghadiahkan ini sebagai hadiah untuk ibuku yang sudah dipanggil Allah terlebih dahulu. Karena Mei 2015 pula aku berjanji untuk menghadiahkan beasiswa ini untuk beliau namun belum terealisasikan.

PK yang membuka mataku dengan kisah kehidupan teman – teman untuk perjuangan mereka menempuh pendidikan. Saat itu aku menangis yang kedua kalinya di PK. Tetap smangat ya teman!🙂

PK dengan makanan yang terkomplit dan lebih – lebih. Tapi entah kenapa ketika makan nasi, malah mual. Jadi hanya sedikit nasi dan lauk pauk yang kumakan. Padahal sebelum PK, aku adalah orang yang ga mau buang – buang makanan dan suka menghabiskan hingga titik terakhir.  Maafkan aku ya Rabb.. T_T

PK yang membuat tanganku pedih saat bertepuk tangan, karena saking banyaknya hal yang harus diberi apresiasi. Ini adalah kegiatan pertama yang kuhadiri sampai tanganku merah-merah. hehe.. bukan wajahnya yang memerah yaw..

PK, kegiatan yang pesertanya kocak – kocak dan semua karakter muncul saat itu. Aku yang biasa meneliti karakter teman, diam di tempat atau pun hanya melihat, jadi tahu karakter masing – masing. Tapi dari keseluruhan, memang peserta PK itu unik – unik dan baik. Kalian punya kekhasan yang tak dimiliki orang lain.

 

Wah.. sepertinya udah banyak ya yang kutuliskan., maaf-maaf  ya bila aku salah tulis..,

 

Persahabatan kita tak kan berakhir dengan adanya closing PK

Selamat menuntut ilmu di manapun kalian berada.

 

Balin Bahari…! ButuhPIKNIK auuuuu…

 

Warmth Regard

~nunkalfath 69-8166

 

 

3 thoughts on “PK-69 Asli ~ButuhPiknik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s