Telur dan Kawan – kawannya


 

Ceritanya hari ini kami (aku, budhe, dan bibi2) membungkus beberapa bahan makanan untuk dibagikan ke sanak saudara dan tetangga. Ada beras, telur, mie, gula, dan teh dalam takaran tertentu. Ada lintasan yang melesat ke pikiranku saat aku ditinggal sendirian untuk menata semuanya. Apa itu??

Kita bisa melihat kalau dalam satu wadah plastik, kita harus menempatkan semua bahan makanan tersebut semaunya kita. Tapi perlu diingat, di situ ada telur yang sifatnya gampang pecah, ada beras yang keras, mie yang gampang remuk, dan gula-teh yang tak terpengaruh dengan yang lain. Ada banyak hal sebenarnya tentang proses penataan ini.

Yang pertama, penempatan makanan itu sesuai dengan karakter orangnya, yang jelas satu prinsip yaitu supaya telur jangan pecah. Nhah lho, ada satu kata kunci ketika meletakan itu semua, telur tidak pecah. Dari semua yang menata, kuperhatikan satu – satu (karena aku bagian yang menyortir, hehe…). Ternyata yang menatanya agak ‘amburadul’ atau rapi benar – benar mirip dengan karakter orang tersebut. Ada juga yang pelupa, sehingga beberapa plastik kurang lengkap isinya. Kayaknya aku kurang kerjaan aja ya sampe mikir ginian.😛

Kedua, kalau dilihat – lihat lagi, dari kata kunci ‘telur tidak pecah’, aku menyimpulkan bahwa mereka semua menempatkan posisinya supaya saling melindungi. Beras ditaruh paling bawah, mie di atas, gula-teh di bawah, dan telur di antara semua itu, biar tak terkena hentakan atau benturan yang keras. Ya, walaupun telurnya udah dibungkus plastik tersendiri, supaya kalau pecah telur tidak menyebar ke bahan makanan lain. Di sini ada poin ‘saling melindungi’. Kalau dianalogikan dengan manusia bisa juga. Begini, manusia mempunyai karakter yang berbeda – beda. Contoh saja dalam satu keluarga, pasti ada yang keras dan ada yang lebih lembut. Di sini secara tidak langsung mereka akan saling melindungi. Yang keras akan melindungi yang lebih lembut, dari sisi ketika ada ancaman/ bahaya datang ke keluarga tersebut.

Ya, mungkin itu aja sekilas celotehku malam ini tentang telur dan kawan – kawannya yang saling melindungi. Semoga kalian gak percaya aja… haha… buktikan sendiri. Dan tulisan serta pemikiran ini semata – mata hanya ingin membuat otakku tetap bekerja, karena saking joblessnya. hihi…. Ok., good night. Moga bisa bangun pagi! Aamiin.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s