Gibraltar: Inggris Kecil di Ujung Andalusia


MAHADARMA

أيّها الناس، أين المفر؟ البحر من ورائكم، والعدوّ أمامكم، وليس لكم والله إلا الصدق والصبر…

“Tidak ada jalan untuk melarikan diri! Laut di belakang kalian, dan musuh di depan kalian: Demi Allah, tidak ada yang dapat kalian sekarang lakukan kecuali bersungguh-sungguh penuh keikhlasan dan kesabaran..” ~ Tarik ibn Ziyad (711M)

Kalimat diatas merupakan sepengggal orasi Thariq bin Ziyad (Tarik bin Ziyad) saat mencapai tanah di ujung semenanjung Iberia ketika akan menaklukkan Andalusia (Spanyol) pada tahun 711 Masehi. Dari nama beliau pula, tanah tersebut kemudian dinamakan Gibraltar, dari asal kata Jabal Tarik (Gunung Tarik). Seperti diketahui, bahwa kekuasaan Islam di Andalusia tidak berlangsung lama, tercatat selama 8 abad saja, sebelum kemudian dikuasai kembali oleh kerajaan Spanyol.

View original post 532 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s