Sesal? Tak Ada Gunanya


petang menjelang
matahari mulai bersembunyi di balik cakrawala
orang-orang bergegas untuk menuju Tuhannya

sawah mulai gelap
muncul titik-tik cahaya dibalik pepohonan
tanda lampu rumah yang sudah dinyalakan

kau tau kawan?
hidup itu ibarat sekedar mampir minum
ketika langit sudah memberikan tanda
bahwa kehidupan akan berakhir dalam sekejap

manusia tak bisa berbuat ketika ruh sudah ada di kerongkongan
tak bisa meminta
tak bisa memohon supaya bisa memperbaiki diri

hanya nanar mata yang bisa mengatakan dengan sejuta bahasa isyarat

namun apa daya…

semua perintah dan larangan sudah Dia turunkan
hanya manusia saja yang tak mau menggubris 

sesal? tak ada gunanya..








Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s