Cancer


Mendengar kata itu, sepertinya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Mungkin kita tidak dapat merasakan bagaimana sakitnya menderita “cancer” karena kita tidak mengalaminya..(aamiin semoga tidak).

Cancer menurut wikipedia adalah , known medically as a malignant neoplasm, is a broad group of various diseases, all involving unregulated cell growth. In cancer,cells divide and grow uncontrollably, forming malignant tumors, and invade nearby parts of the body. The cancer may also spread to more distant parts of the body through the lymphatic system or bloodstream. Not all tumors are cancerous. Benign tumors do not grow uncontrollably, do not invade neighboring tissues, and do not spread throughout the body. There are over 200 different known cancers that afflict humans.[1]

ya.., 10 hari terakhir ini seperti ada kata yang membuat diri ini antara percaya dan tidak percaya. Dapat sms dari mba bahwa ibu habis dioperasi., dan didiagnosis itu kanker payudara. innalillahi…
Sepertinya keadaan keluarga di rumah sedang tidak kondusif. Mereka sengaja tidak memberi tahu langsung, baru sehari kemudian Bapak sms. Suatu hal yang sangat mengagetkan, tapi membuat bingung apa yang harus diperbuat. Karena diagnosa tersebut belum ada keputusan fix dari Jogja.

Beberapa hari kemudian, setelah merantau di Bandung selama 5 hari, dapat kabar dari saudara di rumah. Supaya disempatkan pulang, karena kondisi Ibu yang semakin menurun. Di rumah hanya ada Bapak dan Ibu, mba dan mas tinggal di lain tempat. Hmmm.. jadi khawatir, tpi berusaha tegar ketika pulang di rumah. Sampai di rumah Jumat siang, disambut dengan beberapa tamu yang sedang menengok, terus ketemu Ibu,. Ibu nangis,, tpi berusaha kutahan diriku untuk tidak menangis. Alhamdulillah berhasil…,

Ketika sore, tinggal aku dan Ibuku di rumah. Kami bercakap-cakap., membicarakan proses pengobatan yang sudah dijalani. Berusaha memompa semangatnya untuk tidak menyerah, karena seorang penderita ‘cancer’ bukan hanya pengobatan medis saja yang dibutuhkan namun semangat dan affirmasi positive sangat menentukan. Dapat cerita, ketika Ibu sudah ngedown, Bapak pasti ikut ngedown.,. astaghfirullah..,

Ya semua milik Allah, dan akan kembali pada-Nya.,

Kami hanya berusaha dan berdoa. Untung Bapak sudah mulai paham,, dan sering mengembalikannya kepada-Nya dengan bacaan tilawahnya yang melampui diriku,. jadi tambah salut. Mencoba memahamkan Ibu juga, ketika tidak ada anak-anaknya yang ada di rumah supaya tetap sabar dan tegar. Mengingatkan pas masih sehat dulu, Ibukan orang yang tegar, bras-bres bahasa jawanya,. Jadi anggap sekarang ini sedang diuji,. dan ujian ini mungkin sebagai sarana pengurang dosa. Sakit boleh, tapi tidak menjadikan alasan itu membuat pernyataan bahwa kita lemah. Insya Allah, Allah akan menyembuhkan., semoga.. Aamiin..

3 thoughts on “Cancer

  1. Syafakillah untuk ibu anti ukh…,

    Allah sudah menjanjikan:
    “bersama kesulitan ada kemudahan”

    dan bukan “sesudah kesulitan ada kemudahan”

    karena sebuah kesulitan akan terasa mudah dengan dibarengi kesabaran dan tawakal pada Allah.

    semoga Allah memberi jalan terbaik ukhti…,

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s