Kini, tentang Sahabat

2015-06-09-15-37-16_deco

bismillah.., kini saya awali dg hadits sebagai berikut:

“Seseorang itu mengikuti agama sahabatnya. Maka hendaklah kalian memperhatikan siapa sahabat kalian.” (Hadits Hasan, diriwayatkan Ahmad, Abu Dawud, At Tirmidzi)

semoga kita memiliki sahabat-sahabat yang baik dan sholeh-sholehah..aamiin..

kalau sekarang kita ga pandai memilih siapa sahabat kita, kita bisa terjerumus ke hal-hal yang kurang baik., wong jaman sekarang,, sahabat bisa bunuh sahabat.(hiihi.. Efek nonton berita)
memilih sahabat itu bukan karena kekayaannya dan kecantikannya/ketampanannya., tapi pilihlah sahabat yang baik hatinya, bagus akhlaqnya, dan tentunya bisa jadi teladan kebaikan bagi kita.. Pokoknya kalo udah punya sahabat yang kaya gitu.. Nyaman lah.. Ada masalah bisa disharingkan dan terseleikan.. Dan selalu menyadarkan kita sama apa yang kita lakukan,. So.. Cari sahabat yang baik ya..

“Count On Me”

Tiba – tiba ingin menuliskan lirik lagu.
Count On Me dari Bruno Mars

[Verse 1:]
Oh uh-huh
If you ever find yourself stuck in the middle of the sea
I’ll sail the world to find you
If you ever find yourself lost in the dark and you can’t see
I’ll be the light to guide youWe find out what we’re made of
When we are called to help our friends in need

[Chorus:]
You can count on me like 1, 2, 3
I’ll be there
And I know when I need it
I can count on you like 4, 3, 2
And you’ll be there
‘Cause that’s what friends are supposed to do, oh yeah
Ooooooh, oooohhh yeah, yeah

[Verse 2:]
If you’re tossin’ and you’re turnin’
And you just can’t fall asleep
I’ll sing a song beside you
And if you ever forget how much you really mean to me
Every day I will remind you

Oooh
We find out what we’re made of
When we are called to help our friends in need

[Chorus:]
You can count on me like 1, 2, 3
I’ll be there
And I know when I need it
I can count on you like 4, 3, 2
And you’ll be there
‘Cause that’s what friends are supposed to do, oh yeah
Ooooooh, oooohhh yeah, yeah

You’ll always have my shoulder when you cry
I’ll never let go, never say goodbye
You know…

[Chorus:]
You can count on me like 1, 2, 3
I’ll be there
And I know when I need it
I can count on you like 4, 3, 2
And you’ll be there
‘Cause that’s what friends are supposed to do, oh yeah
Ooooooh, oooohhh

You can count on me ’cause I can count on you

Aku dan Buku

WP_20150507_001

Buku yang kudengar adalah jendela dunia. Membawaku keluar dari sempitnya ruang dan waktu dalam hidupku. Buku yang awalnya hanya bercerita tentang mata pelajaran di SD kini bertambah luas saja ceritanya. Sampai aku bikin tempat khusus untuk koleksi buku – bukuku.

Dulu sewaktu SD, aku sangat suka membaca. Buku mata pelajaran hampir – hampir lecek gara – gara kupegang, kubaca, dan bolak – balik di buka. Salah satunya buku IPS yang mengupas segala hal tentang Indonesia. Banyak peta dan gambar – gambar sejarah yang termunculkan di buku itu, dibuka berkali – kali untuk benar – benar hapal nama setiap kota yang ada. Karena waktu SD, ulangan IPS dilakukan dengan menggambar peta buta dan anak – anaklah yang menamai setiap titik – titik di peta tersebut.

Yang kupunya waktu itu hanya buku mapel yang berjejer di meja belajar. Buku lain yang tak berhubungan dengan pelajaran di sekolah hanya 1, yakni dongeng tentang Cinderela. Selain itu, aku belum bisa membeli karena keterbatasan ekonomi dan izin beli buku belum kukantongi. Teringat rengekanku pada ibu untuk membelikan buku – buku cerita anak – anak. Namun ibuku selalu bilang supaya beli buku yang berhubungan dengan pelajaran saja. Seiya sekata dalam perasaan yang terpaksa. Aku hanya menurutinya.

Beranjak memasuki usia remaja, aku mulai menyisihkan uang jajanku untuk keperluanku sendiri. Beberapa buku non pelajaran mulai kubeli dari uang tersebut. Walaupun bisa dihitung mungkin setahun hanya satu buku. Tapi mimpiku untuk terus mempunyai buku semakin tinggi. Lambat laun sampai SMA, aku mulai nyicil buku – buku untuk di taruh di tempat khusus di pojok ruangan. Sudah lumayan banyak, mungkin hampir tiap semester ada buku baru yang mejeng di sana.

Kuliah dan sekarang bekerja. Mulai benar – benar menargetkan untuk membeli buku, paling tidak dua bulan sekali. Buku memberikan energi baru padaku. Mencerahkan di setiap kegelisahan yang muncul dalam hidup, mengisi pikiran kosongku, dan memberikan suplai energi yang tak tergantikan. Buku mempunyai dunia sendiri yang tak mampu dijelaskan dengan cerita panjang lebar. Ia memberikan jiwa yang hidup, walaupun ia merupakan benda mati yang seringkali tergeletak lemah di tumpukannya.

Sekarang pojok ruangan itu sudah terisi banyak buku, dari buku SD sampai kuliah, buku religi, buku sains, dan umum. Bertambah pula dengan koleksi majalah Tebar oleh bapak semenjak pensiun ini.

Kini tak kukejar lagi ‘Assalamu’alaikum Beijing’

rajutan mimpi_^ “MEI”

Mei, menikmati awal bulan dengan istilah ‘me time’. Ceritanya hari ini aku sendirian di kamar kos yang luasnya 3 x 3 meter. Biasanya sih bareng temenku namanya mba Fajr. Setelah pekerjaan beberes selesai, siap – siap sudah laptop kuletakkan di meja. Semua udah beres kecuali sarapan yang belum masuk kerongkongan.

Serambi menunggu laptop loading, kupikirkan apa yang akan kulakukan setelahnya. Hehee… so pasti, buka fb lalu ambil sarapan. Alih – alih buka fb, aku makan. Melihat berlayar – layar status nampang di laptopku. Ada yang sibuk kritik pemerintah, ada yang nge-share berita tentang tokoh pendiri ODOJ, ada yang galau dan ada yang share video ‘Asal – usul Ultraman’. Semua menjadi sarapan tambahan pagi ini.

Tak berniat menulis status apapun di fb. Tak terlalu penting juga untuk diposting. Lagian tak ada ide jernih lain yang bisa kujadikan status hari ini. hahay…

Iseng aja kubuka video dari yutub itu. Pertamanya nonton ‘Asal – usul Ultraman’. Emang tontonannya anak kecil sih, tapi lha wong penasaran jadi apa boleh buat. hhe…. Habis itu ngetik film terbaru, eh… muncul film “Assalamu’alaikum Beijing”. (Jadi teringat, dulu pertama tayang di bioskop, aku udah berencana, pokoknya harus nonton bareng mba Cheuw, eh… baru seminggu diputer filmnya udah ga tayang. Pengin nangis rasanya, udah kebut – kebutan dari sekolah – kos – sampe bioskop. Alhasil nol besar. Daripada hati masih nyesek, trus langsung cuss aja ke Gramedia, untuk ngobati perasaan. lebay banget lah… Ujung – ujungnya sampe Gramed disuguhi traillernya Assalamu’alaikum Beijing >.< whuaaa… tambah mrebel mili… jadi tambah sakit, udah ga jadi nonton malah ditayangi traillernya doang.) Film yang dulu kukejar – kejar, sekarang termainkan dengan sukses tanpa aku harus mengejarnya lagi.

Assalamu’alaikum Beijing, kutonton via yutub. Durasi 1 jam 21 menit lebih berapa detik gitu lah. Akhirnya rasa penasaranku terhadap film ini sudah terobati. Menikmati me time dengan film ini sendirian di kos. Rencana baca majalah Tempo sampe selesai belum terlaksana. Padahal udah janji sama Pak Nass untuk dibaca ampe selesei. Jadi ngaret lagi. Maapin aku ya PakĀ @_@

Buat mba Cheuw sorry aku udah nonton duluan. hehehe… dari semua ceritanya cukup bagus. Cuma memang seperti dibilang oleh Asmara, cintanya cinta kilat. Jadi serasa proses di dalam film itu berlangsung dengan cepat. Greget tiap prosesnya cuma kerasa setelah Asmara mengalami sakit. Sebelumnya masih kurang dalam.

Terima kasih Rabb, efek Hari Buruh hingga aku bisa berleha dalam kamarku ini. Bisa ketik – ketik sesuka hati dan bisa menikmati pagi yang tenang ^_^

Kebersamaan Sabtu

Sabtu aerobik bersama. Kegiatan yang sangat jarang dilakukan bersama anak-anak dan teman guru lainnya. Menikmati kebersamaan meliuk-liukan badan mengikuti irama musik yang disetel oleh instruktur senam.

Aerobik ini benar-benar membuat badanku mengucurkan keringat. Mengalir di dalam baju besarku. Ah, begitulah.

Biasanya CFA dijalani oleh anak-anak saja, guru hanya mengamati dari kejauhan. Tapi untuk hari ini dibuat menjadi acara kebersamaan.

Selesei aerobik, seperti biasa gak lengkap rasanya kalau tak menjepretkan kamera. Kami berphoto bersama menikmati hari-hari akhir kebersamaan yang tak tahu kapan momen seperti ini akan datang lagi.

Bersama mereka aku merasa gembira, bersama mereka seperti tak ada beban yang menumpuk di dada.

xie-xie nimen. šŸ˜Š

via WordPress for Phone http://goo.gl/j6Fzhf

JIWAKU

Oleh nunkalfath
30 Maret 2015

Kenangan yang tak terkenang
Di tengah gedung megah kuning merah
Merajai sebuah kursi
Kertas dan kertas bergelar dengan gayanya
Usang dengan debu yang menumpuk

Serak sepatu dan sampah tak beraturan
Raga yang terpisah dari hatinya
Mozaik kecil dalam sebuah kehidupan
Urung kulakukan dengan hati yang lapang

via WordPress for Phone http://goo.gl/j6Fzhf

Kompilasi, Rumahku selama 50 Hari

Yaa… kompilasi sebagai rumahku kali ini. Menguji diri dalam pelatihan kepenulisan yang diadakan di komunitas ini. Aku berlatih menulis, menjaga manajemen diri dan mencoba meluapkan ide-ide yang seringkali terkungkung menjadi tulisan-tulisan yang bisa kubagi untuk teman semua. Mungkin awalnya kaget, ditantang 50 hari menulis berturut-turut dengan tulisan yang apik sesuai tema dan waktu yang ditetapkan.

Berlatih membiasakan diri di komunitas ini. Kalo lagi ‘ngehang’ istilah komputer, ya bisa jadi tulisanku akan kacau karena tak terarah. He… ya namanya saja belajar menulis. Harus penuh kesabaran untuk menimba ilmu dan menerapkannya dengan sungguh-sungguh. Sama halnya ketika aku harus bisa fisika, mungkin awalnya bosan ketika dulu ‘dijejeli’ soal setiap hari dengan soal yang tak masuk dalam pola pikirku. Namun setelah beberapa tahun mempelajari fisika, aku akan terbiasa menjalaninya. Sesuai juga dengan peribahasa “alah bisa karena biasa”. Semua tujuan penuh dengan proses, baik cepat ataupun lambat. Kita semua yang harus mengatasinya sendiri. Ya, sekali lagi yang namanya ujian memang harus dilewati supaya kita bisa naik kelas.

So, bagi teman-teman semua yang sedang berusaha belajar, belajar apapun itu, tetaplah tekun dan sabar dalam menjalaninya. Insha Allah, hasilnya pun akan mengikuti. Keep fighting!

smile for uĀ :)

OSTN BANYUMAS 2015

 

Alhamdulillah,, Allah memberikan kesempatan lagi bagiku untuk membimbing anak di Olimpiade Sains Tingkat Nasional tahun ini. Setelah tahun dulu diminta untuk menjadi pembimbing.

OSTN kali ini diadakan di SMK N 3 Purwokerto. Khusus mata pelajaran fisika ada 30 peserta dari berbagai SMK di Kabupaten Banyumas. Semangat peserta dan pembimbing membuat suasana ruangan pembukaan semakin memanas. Diiringi instrument yang membuat hati semakin tenang dan nyaman serta ingin selalu mengalunkan nada untuk ikut bersenandung.

Dalam OSTN ini saya sempat mengingat masa-masa SMA saat ikut Olimpiade Sains. Mulai dari karantina 1 pekan sebelum lomba, belajar di SMAN 2 Pwt bersama kawan-kawan satu Kabupaten, saat di Dinas Pendidikan, kaos Primagama, piala kabupaten, suasana riuh anak-anak olimp di LPMP saat moto GP, sms nasihat pagi, getar hati saat memasuki ruang lomba, dan migrain pertama akibat baca Tipler 1. Haha.. Itu kenamgan ketika lomba di kabupaten dan provinsi, suatu hal yang tak ingin dilupakan.

Saya ingin anak-anak bisa merasakan asyiknya lomba., asyiknya bersaing. Bukan hanya menang tanpa kenangan tapi bisa merasakan setiap momen perjuangan yang ada dengan hasil yang baik atupun hasil yang kurang memuaskan.

#pagi #aula SMK N 3 Pwt #smgAnak2CBMBerhasil

 

 

via WordPress for Phone http://goo.gl/j6Fzhf

ā€œPeranku Bagi Indonesiaā€ dan ā€œSukses Terbesar Dalam Hidupkuā€.

BISA!

Judul di atas merupakan dua ‘Pekerjaan Rumah’ dalam bulan ini. Esai yang dituliskan untuk bisa mendaftar beasiswa LPDP Kemenkeu. Ā @_@

yaaah… bulan ini penuh dengan target, rencana dan berbagai hal yang harus aku selesaikan. Dari mulai plan ngajar di sekolah, sampai plan belajar diri sendiri. Dan tanpa kusadari ini sudah pertengahan Januari, yang rencananya TOEFL juga harus OKE di akhir Januari atau paling lambang awal Februari.

Rencana dan rencana. , realisasinya berjalan pelan seperti kura-kura yang kurang makan dan minum. Lambat laun.. asal pasti, mungkin,. pikirnya.. (nya siapa yaaa?). aah.. udah, pendaftaran yang sempet kepending gara-gara semua persyaratan belum didapatkan. Sekarang saatnya untuk melengkapi semua, siapin deh listnya:

Persyaratan Umum
Pelamar beasiswa untuk studi lanjut pada program magister dan program doktor adalah mereka yang memenuhi ketentuan sebagai berikut:

a. Warga Negara Indonesia,siip., ada KTP asli Indonesia, (huks.. tp bukan e-KTP, masih bisa dipakai gak yaa?)

b. telah menyelesaikan studi program sarjanaĀ (28 Februari 2013 :D)

c. mempunyai jiwa kepemimpinan, integritas, idealisme dan nasionalisme (bismillah.. inshaAllah punya.. hhe)

d. aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan (Salimah bisa dimasukkan kan?)

e. bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pelamar

1) tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain, (SIAPP!)
2) tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum,(SIAPP!)
3) tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik,Ā (SIAPP!)
4) selalu mengabdi untuk kepentingan bangsa Indonesia,(SIAPP!)
5) selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,(SIAPP!)
6) sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP,(SIAPP!)

f. telah mendapatkan izin dari atasan bagi yang sedang bekerja,(hihi.. bisalah.. meksa :P)

g. telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja, (mm… bisalah)

h. memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP, (ada)

i. memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP,(yup)

j. menulis esai dengan tema ā€œPeranku Bagi Indonesiaā€ dan ā€œSukses Terbesar Dalam Hidupkuā€.(on proccess.. :D)

2. Persyaratan Khusus
Pelamar beasiswa untuk studi lanjut program magister dan program doktor adalah mereka yang memenuhi ketentuan berikut ini.

1. Untuk pelamar beasiswa program magister

a. usia maksimum pada saat pelaksanaan seleksi adalah 35 (tiga puluh lima) tahun,
b. telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan,
c. memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum 3,00 pada skala 4, atau IPK ekuivalen untuk skala lainnya,
d. sanggup menyelesaikan studi program magister sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 2 (dua) tahun,~bismillah
e. memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbikan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP: (on proccess…)

1) Untuk studi program magister di dalam negeri, skor minimal: TOEFL ITPĀ® 500/iBTĀ® 61/IELTSā„¢ 6,0/TOEICĀ® 600;
2) Untuk studi program magister di luar negeri, skor minimal: TOEFL ITPĀ® 550/iBTĀ® 79/ IELTSā„¢ 6,5/TOEICĀ® 750;

3) Butir a) dan b) dikecualikan bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan tinggi dari negara: Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru atau Kanada. Duplikat ijasah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijasah diterbitkan;

4) Untuk studi program magister di luar negeri pada perguruan tinggi yang bahasa pengantar akademiknya non Inggris, dapat menyesuaikan dengan persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku (daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris terlampir);

f. memiliki Surat Tanda Diterima (Letter of Acceptance) di perguruan tinggi tujuan dengan status tanpa persyaratan (unconditional) (jika ada), (sementara prioritas di Indo duluuuu….)

g. memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT (jika ada), (ada, tapi 2 tahun yang lalu,, yg asli di ITB lagi.. T_T)

h. menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan. (on proccess…)

Persyaratan banyak juga.., target UTAMAku yang harus selesai segera!

  • Rencana Studi
  • 2 Esai
  • TOEFL
  • TPA
  • Rekomendasi dosen/atasan.

#semoga saya bisa lolos seleksi, Aamiin..

buat yang baca, mohon doanya yaaa :)